Sebagian orang berpikir apa makna gambar diatas, dan sebagian orang pasti sependapat juga kalau gambar diatas hanya berupa spam, sampah yang tidak berguna, yang apabila dihapus sekalipun tidak akan ada artinya. ya itulah D'end, hanya sebuah band sampah, yang tidak pernah ngorbit apalagi dikenal di kota sendiri. untuk saat ini memang ada alasan tersendiri mengapa mereka tidak eksis seperti layaknya band lain. faktor utama tentu saja masalah kuliah. alhamdulillah memang kelima orang ini semuanya sama-sama kuliah, dan dapat dipastikan juga takdir mereka-mereka ini bukan sebagai pemain band nantinya. meski demikian kami cukup bangga dengan D'end, memang tujuan awal kami bukan untuk eksis-eksisan dalam dunia musik, D'end ada karna rasa kekeluargaan yang dimiliki masing-masing individunya. bukan nama yang kami cari, bukan pula prestasi yang mau kami raih, cukup tali silaturahmi saja yang akan berguna nanti. namun, kapabilitas dari kelima orang ini dapat diperhitungkan dan dipertanggung jawabkan meskipun kesemuanya belajar musik secara otodidak saja. intinya memang kami tidak pernah berharap suatu saat nanti nama-nama kami dikenal kebanyakan orang, wajah-wajah kami muncul di setiap tv sekalipun, cukuplah kami saja yang mengenal satu sama lain, dan cukuplah kami saja yang mengenal wajah-wajah gagal ini. The Emotion and Dare
Ananda Veri Djayanto (kiri) - M. Bangun Nugroho (kanan)
M. Fuad Hasan
Herry Aminudin
Hastya Alfian Rahman




Tidak ada komentar:
Posting Komentar